Informasi universitas negeri yang siap menerima mahasiswa baru yang hafid tanpa test


Berikut ini daftar kampus negeri yang siap menampung hafidz quran tanpa test:
1. UI
2. UGM
3. ITB
4. Universitas Padjajaran
5. Universitas Diponegoro
6. Universitas Sebelas Maret Solo
7. Universitas Negeri Semarang
8. Universitas Andalas

Mengapa siswa yang hafidz quran diterima kuliah tanpa test? Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman MHum berkata, “Kemampuan siswa menghafal Al-Quran sudah membuktikan bahwa mereka adalah siswa cerdas. Dengan demikian, mereka tidak perlu lagi dites kecerdasannya.”

Memang demikianlah adanya, pengalaman menunjukkan, para penghafal Al Quran memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Hasil Penelitian Ilmiah di Universitas al-Imam Muhammad bin Sa’ud al-Islamiyyah juga membuktikan, ketika kadar hafalan al-Qur’an siswa meningkat maka akan meningkat pula kesehatan jiwanya.
Penelitian yang dilakukan oleh Prof. DR. Shalih bin Ibrahim, professor ilmu Kesehatan Jiwa, terdiri dari dua kelompok. Kelompok pertama, para mahasiswa-mahasiswi Universitas Malik abdul Aziz di Jeddah. Jumlah mereka 170 orang. Kelompok kedua, Para mahasiswa-mahasiswi Ma’had al-Imam asy-Syatibi li ad-Dirasah al-Qur’aniyyah, filial Universitas al-Khairiyah Litahfidzil Qur’an al Karim di Jeddah. Jumlah mereka sama, yaitu 170 orang.

Para mahasiswa yang memiliki hafalan yang bagus memiliki kesehatan jiwa yang jauh lebih tinggi. Ada 70 penelitian umum dan Islam, seluruhnya menguatkan pentingnya dien untuk meningkatkan kesehatan dan ketentraman jiwa. Sebuah penelitian di di Saudi juga menunjukkan peran Al Quran dalam meningkatkan kecerdasan bagi anak-anak sekolah dasar dan Pengaruh positif hafalan Al Quran bagi kesuksesan akademik para mahasiswa.

Subhanallah, fakta ini semakin menunjukkan kebenaran Al Quran.

Allah Swt. berfirman, “Sesungguhnya Al Quran ini memberikan hidayah kepada (jalan) yang lebih lurus.” (QS. Al Isra: 9)

Rasulullah Saw. bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)

“Hendaknya yang mengimami sebuah kaum adalah yang paling aqra’ (hafal) terhadap kitabullah.” (hadits shahih)

“Akan dikatakan kepada shahibul qur’an (penghafal Al Quran) (di akhirat) : bacalah dan naiklah, bacalah dengan tartil sebagaimana engkau membaca dengan tartil di dunia. karena kedudukanmu tergantung pada ayat terakhir yang engkau baca” (HR. Abu Daud, shahih)

“Sesungguhnya Allah mengangkat beberapa kaum dengan Al Qur’an ini dan menghinakan yang lain dengannya.” (HR. Muslim)

Imam Ibnu Abdil Barr berkata, “Menuntut ilmu itu ada tahapan dan tingkatan yang harus dilalui, barangsiapa yang melaluinya maka ia telah menempuh jalan salaf rahimahumullah. Dan ilmu yang paling pertama adalah menghafal kitabullah ‘azza wa jalla dan memahaminya.”

http://penerbitalquran.com

Sumber berita:
1. http://unnes.ac.id/berita/melalui-jalur-prestasi-unnes-akan-menerima-siswa-hafiz-tanpa-tes/
2. http://news.detakriaunews.com/berita-5-perguruan-tinggi-ternama-siap-tampung-hafidz-30-juz-tanpa-tes-masuk.html
3. http://serambiminang.com/2015/05/mau-kuliah-tanpa-tes-cukup-hafal-a.html/
4. http://www.khoiruummah.sch.id/2012/02/hafidz-quran-bisa-masuk-tanpa-jalur-tes.html
5. https://ummuibrahim55.wordpress.com/2012/05/14/pengaruh-menghafal-al-quran-terhadap-kecerdasan-anak/
6. https://muslimah.or.id/6222-mengapa-perlu-menghafal-al-quran-1.html

Sebarkan bila bermanfaat

Iklan

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: