Apa itu Islam


islam

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, banyak menamakan beberapa perkara dengan sebutan islam, umpamanya taslimul qadli (penyerahan hati) salamatunnas minal lisan yad (tidak menyakiti orang lain dengan lisan dan tangan), memberi makan serta ucapan yang baik semua perkara ini yang disebut Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, sebagai islam mengandung nilai penyerahan diri, ketundukan dan kepatuhan yang nyata.

Hukum islam terwujud dan terbukti dengan dua kalimat syahadat, menegakan sholat, membayar zakat, puasa ramadhan dan menunaikan haji kebaitullah. Ini semua ini adalah syiar-syiar islam yang paling tampak. Seseorang yang melaksanakannya berarti sempurnalah penghambaanya. Apabila seseorang meninggalkannya berarti ia tidak tunduk dan berserah diri.

lalu penyerahan hati yakin ridho dan taat dan tidak mengganggu orang lain baik dengan lisan atau tangan ia menunjukkannya adanya rasa ikatan ukhuwah imaniyah. sedangkan tidak menyakiti orang lain merupakan bentuk ketaatan menjalankan perintah agamanya yang memang menganjurkan kebaikan dan melarang mengganggu orang lain serta memerintahkan agar mendermakan dan menolong serta mencintai perkara-perkara yang baik. Ketaatan seseorang dengan berbagai hal tersebut juga hal lainnya adalah termasuk sifat terpuji yakni jenis kepatuhan dan ketaatan dan ia merupakan gambaran yang nyata tentang Islam. Hal-hal tersebut mustahil dapat terwujud tanpa pembenaran hati (Iman), Dan berbagai hal itulah yang disebut sebagai Islam.

sumber : kitab tauhid karangan Dr. Shalih bin Fauzan bin Abdullah al-Fauuzan

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: