Memperbaiki hardisk yang rusak


Bismillah
Assalamu’alaikum Wr. Wb
selamat datang diblog kami semoga tidak bosan untuk berkunjung diblog kami yang masih banyak kekurangan disana sini. kali ini ana akan menuliskan artikel tentang masalah Hardisk tidak terbaca atau corrupted? Kita akan bahas cara memperbaiki atau paling tidak menyelamatkan data yang tersimpan di dalamnya. Sebagai salah satu bagian dari komputer, harddisk memang agak mahal, tapi sebenarnya isinya lebih mahal lagi. Membuat kita tidak bisa tidur dimalam hari tidur tidak tenang apalagi makan pastinya lebih ga enak lagi kalau sampai data penting di dalamnya hilang.
Apa sih hardisk itu Hard disk adalah tempat di mana seluruh data termasuk Sistem Operasi (OS), file-file program, semua file dan folder yang pernah kamu buat dan simpan selama memakainya. Jika kemudian karena sesuatu yang terkadang sulit diperkirakan penyebabnya maka semua itu bisa hilang dalam sekejap. Kalau OS hilang atau rusak tinggal install ulang saja. Kalau data-data kantor, tugas, film atau software-sofware yang pernah anda buat hilang, atau minta teman yang punya. Lha kalau file pekerjaan atau ‘gambar desaint, / sofware’ pasti akan mengulang pekerjaan yang sudah pernah dibuat terus dibuat lagi karena hilang dan akan memerlukan waktu yang lama itu akan adalah sebuah musibah yang akan anda alami. Ok, lanjut, sekarang bagaimana cara memperbaiki dan menyelamatkan data di hard disk yang corrupted atau tidak terbaca.
Biasanya kita baru tahu kalau hard disk laptop atau PC kita bermasalah ketika kita mencoba membuka drive atau partisi. Jika kerusakannya parah, bisa jadi keseluruhan harddisk jadi tidak terbaca total. Terkadang, disk checking utility bawaan Windows juga tidak berdaya untuk membaca hard disk rusak itu. Hmmm, harus bersiap ganti harddisk nih. Hehehe padahal mahal
Untuk membaca dan menyelamatkan data harddisk rusak itu kita bisa pakai disk recovery utility, kalau masih gagal ya terpaksa, bawa laptop atau PC kita ke toko untuk di ‘servis’. Itu artinya kita musti bayar, dan yang menyediakan sebuah bajat sejumlah uang untuk biaya servis, ketika menservisnya mereka gagal, kita tidak benar-benar tahu apa yang terjadi, tidak tahu cara mereka, tidak tahu apakah mereka sudah merecovery datanya, dan sebagainya. Apa benar sih kita tidak bisa sendiri, paling tidak tahu seperti apa dan bagaimana proses recovery data itu.
Ok, dalam banyak kasus, ketika harddisk tidak terbaca sama sekali, kemungkinan terbesarnya memang kita harus ganti harddisk. Tidak selalu memang. Tapi kalau sudah ada bad sector, maka buang saja harddisk itu. Langkah penyelamatan data di bawah ini mungkin tidak akan menyelamatkan hardisk kamu, tapi paling tidak kita coba untuk membuatnya terbaca satu kali saja supaya kita bisa ambil data tersimpan.
Cara menyelamatkan data di harddisk rusak
Sebelumnya, untuk diketahui, sebaiknya sambungkan harddisk anda sebagai external drive ke PC yang normal, dan coba ikuti langka-langkah berikut ini:
1. Kalau muncul kotak dialog yang mengindikasikan bahwa drive kamu itu perlu diformat, klik “No”, ini sangat fatal bila kamu sampai terlanjur klik “Yes”, maka selesailah sudah. Nanti akan sulit lagi, dan kalaupun berhasil, akan banyak data yang gagal atau corrupt.
2. Klik ‘Start’, pilih ‘My Computer’ atau ikon ‘Computer’. akan muncul drive dari hardisk yang baru kamu colokkan tadi. Klik kanan pada drive-mu, pilih ‘Properties’. Kalau ternyata tidak terbaca atau tidak mucul hardisk-mu, lompat ke langkah ke 5.
3. Nah, akan muncul window yang menampilkan propertinya. Klik pada tab ‘Tools’
4. Pilih ‘Check Now’ di bawah ‘Error Checking’ untuk mulai melakukan pemeriksaan error pada hardiskmu. Centang pada window pop-up yang berisi pertanyaan apakah kamu mau Windows membetulkan error yang ditemukan. Centang juga pada kotak yang berisi ‘Scan for and attempt recovery of bad sectors’. Klik ‘Start’. Jika kemudian Windows memberitahu bahwa hardisk tidak terbaca dan perlu di format, klik ‘No’.
5. Kalau langkah-langkah tadi gagal juga, sekarang kita pakai command prompt. Klik ‘Start>>Run>>CMD’ atau ketik saja ‘CMD’ setelah klik ‘Start’.
6. Akan muncul window dari Command Prompt seperti ini:
Jadi inget-inget pelajaran DOS waktu kamu pernah belajar dulu. Sekarang ketikkan nama dari drive kita yang rusak tadi dengan menambahkan tanda titik dua. Jadi misalnya hardisk yang rusak tadi ada di drive E, maka ketikkan ‘E:’ lalu tekan Enter. Karena hardisk itu rusak, maka biasanya akan muncul peringatan ‘The System Cannot Find the Drive Specified.’
7. Inilah langkah kuncinya. Ketikkan ‘chkdsk’ di command prompt, tunggu beberapa saat sampai selesai proses deteksi error hardisknya. Biasanya butuh waktu tidak terlalu lama. Jika errornya ditemukan, Windows akan menawarkan pilihan untuk memperbaikinya. Pilih ‘y’.

Oke, demikianlah semoga bermanfaat
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: