PEMBENIHAN IKAN GABUS


1 PEMBENIHAN IKAN GABUS
Nama Lain:
• Channa Striata : (Internasional)
• Snake head fish : (Indonesia)
• Gabus : (Sumatera)
• Rayung : (Banten)
• Dekuk : (Jawa Barat)
• Kaporen : (Kalimantan Selatan)
• Haruan : (Latin)

2. Bahan:
• Induk betina matang gonad dengan ciri-ciri: Berat tubuh 500 gram/ekor, perut membesar dan lembek, warna tubuh lebih cerah, urogenital memerah, apabila di striping keluar telur.
• Induk jantan matang gonad dengan ciri-ciri: Berat tubuh 500 gram/ekor, warna tubuh lebih gelap, urogenital memerah.
• Artemia, pakan curah.
3. Alat:
• Kolam seni permanen, bak fiberglass, serok, baskom, sarang ijuk.
4. Metode:
• Kolam semi permanen/bak fiberglass diisi air dengan ketinggian 80 cm, di permukaan air diletakkan tanaman air kayu apu.
• Sarang tempat peletakkan telur berupa ijuk digantungkan di setiap sudut.
• Induk jantan dan betina dimasukkan kedalam tempat pembenihan.
• Pembenihan berlangsung pada malam hari secara alami dimana telur berkumpul dalam hamparan busa/buih disela-sela tanaman kayu apu dan ijuk.
• Telur dipindahkan dan ditetaskan dalam bak fiberglass bundar (0,5 ton). Pemberian pakan alami (Artemia, Moina, Daphnia) dapat diberikan setelah larva berumur 3 hari.
• Larva dipelihara sampai umur 15 hari dan selanjutnya di dederkan di hapa atau kolam.
5. Hasil:
Fekunditas induk berkisar 9.000 – 14.000 butir telur/induk, fertilisasi 90% – 95 %, Hatching rate 80% – 90%, SR 15 hari (kelangsungan hidup) 75% – 85%.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: