Rencana Pembagian Komputer Tablet untuk Anggota DPRD Kalsel Diprotes


BANJARMASIN–MICOM: Rencana pengadaan fasilitas komputer tablet untuk 55 orang anggota DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), diprotes oleh puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kalsel.

Protes tersebut disampaikan dalam unjuk rasa di depan gedung DPRD Kalsel di Banjarmasin, Senin (18/4). Sekjen KAMMI Kalsel Reima Sofyan dalam orasinya menyatakan pihaknya menolak rencana para wakil rakyat membeli iPad dengan alasan akan menguras uang rakyat. “Pengadaan iPad (komputer tablet) akan memakan uang rakyat sangat besar,” katanya.

Menurutnya, rencana pengadaan komputer tablet menujukkan sikap anggota dewan yang tidak peduli terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat saat ini. Kalsel yang kaya sumber daya alam, angka kemiskinan, pengangguran, dan gizi buruknya masih tinggi.

Demikian juga persoalan lain seperti kerusakan lingkungan, seharusnya mendapat perhatian serius dari wakil rakyat dan bukan memikirkan kepentingan pribadi. “Sebaiknya dana pembelian iPad digunakan untuk kegiatan yang lebih penting dan berpihak ke masyarakat,” tegasnya.

Para pengunjuk rasa juga memrotes rencana pembelian mobil dinas untuk anggota dewan. Mereka menilai mata hati para wakil rakyat itu sudah buta.

Atas protes yang dilayangkan mahasiswa, Wakil Ketua DPRD Kalsel dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Faturahman di depan perwakilan KAMMI menyatakan rencana pembelian komputer tablet sudah menjadi keputusan bersama seluruh anggota dewan.

“Fasilitas iPad sangat penting untuk menunjang kinerja dewan,sehingga anggota dewan perlu dilengkapi fasilitas modern,” paparnya. Namun, terkait dengan rencana pembelian mobil dinas bagi setiap anggota dewan dibantahnya.

“Tidak ada rencana pembelian mobil dinas, itu hanya usul anggota dewan secara pribadi dan bukan kelembagaan,” ujarnya. (DY/OL-01)

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: